eko winarto sma 1 jiwan

ILMU;teman dikala sendiri & kawan diwaktu sepi

Catatan Lapangan

Dalam penelitian tindakan kelas ada proses belajar-mengajar yang bisa di rekam kedalam catatan lapangan. Manfaat yang diperoleh adalah sebagai bahan refleksi untuk menentukan rencana tindakan siklus berikutnya, sehingga perjalanan PBM antar siklus dapat di evaluasi kemajuannya.

Kapan dibuat catatan lapangan ? di malam hari sambil menemani anak-anak ( tika, abi, ayu ) mempersiapkan pelajaran esuk pagi, heee..he..hee…

Berikut contoh catatan di maksud ;

CATATAN LAPANGAN

Ruang kelas    : XA                                                                                  No.                  : 01.
SMA N 1Geger                                                                                         Hari / tgl.        : Selasa,29-11-05
Nama Guru ; EW,                                                                                    Pukul             : 07.00-08.30
Disusun Pukul : 21.00

Pertemuan / tatap muka ke satu

Guru masuk ruang kelas tepat pukul 07.00 masih ada tiga bangku kosong pertanda ada siswa yang belum hadir, setelah memberi salam dilanjutkan seorang siswa memimpin do’a. Berakhirnya do’a tiga orang siswa di depan pintu, guru mempersilahan duduk di tempatnya. Beberapa teman memberi pernyataan; dihukum ..pak !, nyanyi …pak! Guru merespon; tidak usah…, yang salah saya karena masuk lebih dulu sehingga tiga temanmu terlambat, spontan Geerrr…. Setelah kondisi tenang guru bertanya apakah kegiatan belajar bisa dimulai ? bisa… pak, jawaban beberapa siswa.

Guru menginformasikan KD 3, indikator bahan ajar, dan kecakapan hidup yang dikembangkan. Selanjutnya pre tes diberikan; Apa yang kamu ketahui tentang pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) ? Beberapa jawaban siswa : (1)Hak dasar manusia, (2) Hak pokok yang dibawa sejak lahir, (3) Hak pemberian Tuhan sejak lahir, (4) sambil membaca paket seorang siswa menjawab; Seperangkat hak yang melekat …sebagai anugerah TYME yang wajib dilindungi demi kehormatan dan harkat/martabatnya (menurut UU 39/1999). Tanggapan guru semua jawaban benar sebagai unsur pengertian. Marilah kita kaji beberapa hal tentang HAM.

Sepuluh kelompok yang telah dibagi pada awal tahun pelajaran masing-masing satu orang diminta maju untuk mendapat empat kartu soal dengan konsep berbeda. Setelah dibagikan kepada anggotanya, guru memberi petunjuk; siswa yang mendapat nomor soal sama agar membentuk satu kelompok (diberi nama tim ahli) dengan tugas merumuskan jawaban. Diskusi oleh empat tim ahli berlangsung dengan diberi waktu 25 menit, guru memandu sambil memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi masing-masing kelompok (diantaranya mengenai teknis penyelesaian, substansi materi), kolaborator mencermati aktifitas siswa baik secara individu maupun kelompok dengan format yang disediakan untuk mendapatkan fakta sebagai bahan evaluasi/refleksi dalam diskusi setelah pembelajaran.

Setelah waktu diskusi ahli selesai, masing-masing siswa diminta kembali pada kelompok asal dengan petunjuk untuk saling berbagi informasi yang diperoleh dari tim ahli guna merumuskan empat konsep yang akan dipresentasikan, dengan waktu 10 menit. Ada siswa yang meminta ; waktu-nya jangan 10 menit…pak !, akhirnya disepakati 15 menit. Suasana dalam diskusi ada dinamika menarik ketika temannya menanyakan hasil yang diperoleh dari tim ahli seorang siswa tidak bisa menunjukkan, terpaksa dengan nada agak tinggi diperintahkan kepada teman yang lain  untuk menanyakan kepada anggota tim ahli kelompok lain yang juga sedang bertugas menyusun bahan presentasi. Sementara kelompok lain yang kasusnya sama disikapi dengan menggali informasi pada buku paketnya.

Selanjutnya guru menunjuk kelompok lima (berempat) untuk unjuk kerja di depan kelas, siswa yang lain diminta memperhatikan dan mengkritisi terhadap paparan penyaji. Tampaknya presentasi kurang menarik karena hanya dibacakan jawaban dari masing-masing konsep, tanpa ada improfisasi contoh dalam kehidupan sehari-hari. Seorang siswa menanggapi: kalau HAM memiliki nilai universal mengapa pelaksanaannya disetiap negara berbeda ? dijawab karena hukum ditiap-tiap negara berbeda. Siswa yang lain menimpali kalau begitu hukum membatasi nilai HAM ? dijawab ya, siswa lainnya tidak sependapat dengan alasan adanya hukum justru melindungi hak. Pernyataan terakhir memperoleh dukungan banyak siswa, sehingga membuat kelompok penyaji tersudut. Guru menengahi dengan menyatakan waktu untuk penyajian selesai, dan meminta seluruh siswa memberikan tepuk tangan karena kelompok penyaji telah tampil cukup baik.

Waktu masih 25 menit ditawarkan pada kelompok lain untuk unjuk kerja tidak lebih dari 10 menit. Kelompok 9 memanfaatkan dengan penyajian agak baik setiap konsep improfisasi penguatan makna. Polemik terjadi karena penyaji tidak menyebutkan unsur sejak lahir pada pengertian HAM ditanyakan sejak kapan dimiliki?, dan didukung oleh beberapa temannya. Hingga waktu 10 menit berakhir belum ada kesepakatan ada kelompok yang setuju ada dan tidak, guru kembali meminta diberi tepuk tangan pada penyaji.

Guru mengajak siswa mengkonstruksi logikanya dengan mengajukan pertanyaan; dalam kondisi normal bolehkah tindakan aborsi di Indonesia? Hampir seluruh siswa menjawab tidak, guru kembali bertanya mengapa ? Seorang siswa menjawab melanggar norma agama, siswa lain tidak manusiawi, melanggar hak asasi manusia. Itu artinya sejak di dalam kandungan sudah dilindungi hak hidupnya, bahkan oleh norma hukum (KUHP) sehingga sejak lahir bukan sebagai unsur pokok dalam pengertian HAM. Hubungannya dengan penyaji pertama, nilai universal semua negara mengakui adanya hak hidup pelaksanaannya bergantung pada falsafah (nilai sosbud) setiap bangsa, ada negara yang tidak mempersoalkan tindakan abortus. Oleh sebab itu hukum tidak membatasi hak tetapi menjamin dan melindungi, serta sebaiknya hukum disusun sesuai dengan nilai sosbud (falsafah hidup) masyarakat.

Sepuluh menit terakhir siswa diminta mengerjakan soal kuis secara tertulis, kemudian dinilai berdasarkan rubrik. Berakhirnya kegiatan menjawab kuis bersamaan dengan tanda lonceng ganti pelajaran. Guru menutup pelajaran dengan memberi salam.

Tanggapan Pengamat :

Untuk menumbuhkan kecakapan komunikasi lisan pada siswa, perlu pelatihan membuat peta konsep agar dapat disajikan dalam bentuk transparan.

Catatan lapangan dapat di unduh sendiri.

Lengkaplah laporan PTK disusun, tinggal nunggu SK VIB di tangan dan tunjangan profesi yang satu gaji pokok masuk rekening BRI, trus…. sukuran… eit…, beli… laptop dulu buat alat mengoptimalkan peran guru profesional (sebelum mobil….) insyaalloh, semoga barokah, amin

27 Juli, 2009 - Posted by | laporan ptk PKn | , , , ,

7 Komentar »

  1. Selalu saja menarik ketika membaca tulisan-tulisan Bapak, Terus Bekarya Pak.
    Semoga SKnya sdh turun, jgn lupa traktir Aku ya…….. hehehhe…..
    ======
    @ Suwun mas Dahli, do’a sahabat membuat rizkiku barokah… kapan ke Madiun tak traktir pecel… ok
    Selamat Hari Raya Idul Fitri, Taqobalallahu Minnaa wa Minkum, Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin

    Komentar oleh Dahli Ahmad | 29 September, 2009

  2. karya2 yang mengasyikkan utk dibaca….maju terus sma negeri 1 geger….kapan maen kerumah pak eko,salam dr bapak sugeng ami pradono
    ======
    @dhika, makasih kesasar mampir… salam kembali buat papa n mama, gimana kuliahnya dah kelar ? semoga sukses

    Komentar oleh dhika | 17 Desember, 2009

  3. Kulo nuwun Pak eko, kulo sowan dateng blog njenengan nggih. Kula alumni Ikip Malang tahun 1995, lha sak niki kula ngabdi dateng SMA Tapanuli. Kula remen maos isi Laporan PTK Njenengan, kula ijin nggih mencopy sebagian artikel wonten blok njenengan. mugi-mugi saged tumbas laptop kalian mobile pindah amargi sampun cair to, sertifikasinipun.Salam kula saking Ngawi.
    ======
    @P.Uud,monggo sekecakno anggenipun pinarak mugi andadosaken renaning penggalih…

    Komentar oleh Pak Uud | 11 Januari, 2010

  4. saya sangat salut dengan bapak, semoga bapak selalu sukses.kalau boleh pak.. saya mau minta dikirimi perangkat pembelajaran PKn kelas X,XI dan XII dalam bentuk powerpoint.by bpk ramlan dari SMA 5 Kaur Kab. Kaur Propinsi Bengkulu
    ======
    @pak ramlan, terimakasih do’anya… ttd bahan ajar power point bida diunduh di http://www.psb-psma.org/, salam dari madiun

    Komentar oleh pak ramlan | 28 Januari, 2010

  5. Sangat menarik tulisan bapak..buat memotivasi mencoba menulis seperti bapak..terima kasih banyak pak. Semoga bapak semakin sukses mendidik anak-anak bangsa.
    ======
    @uning, sama-sama, terima kasih do’anya

    Komentar oleh Uning Hafzhah | 29 Desember, 2011

  6. Sangat membantu buat tugas kuliah saya…
    hehe
    ======
    @machfudz, semoga sukses

    Komentar oleh Machfudz | 18 Maret, 2012

  7. Selamat pak mudah-mudahan keberhasilan slalu menyertai bapak,tolong pak hasil ptknya minta dikirim dlm bentuk pdf, kami jauh di tempat sangat terpencil

    Komentar oleh nursalam | 15 April, 2012


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: