eko winarto sma 1 jiwan

ILMU;teman dikala sendiri & kawan diwaktu sepi

Media Pembelajaran dan Guru Profesional

grmedia3Sosok guru profesional dalam Permendiknas No.16 tahun 2007 adalah memiliki (1) kompetensi pedagogik , (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi Sosial, dan (4) kompetensi profesional.

Sebenarnya tanpa dituangkan dalam peraturan menteripun pada jiwa seorang guru sejati telah tertanam nilai-nilai kompetensi di atas, mengapa yang tampak dipermukaan belum nyata adanya?

Demikian juga mesin pencetak guru (LPTK), setelah keluar permen apakah harus mengubah misinya agar dapat menghasilkan sosok guru professional atau cukup hanya menuliskan pada brosur/spanduk menjelang PMB setiap tahun akademik baru?

Apapun jawaban atas pertanyaan di atas kata kuncinya adalah mawas diri dan niat berubah, selebihnya sak kersa panjenengan…hee…he…he…lha..wong saya juga hanya ingin nulis sebagai bentuk ihtiar untuk berubah dan mawas diri sebab saya bukan termasuk guru sejati yang diproduk oleh LPTK yang punya misi mencetak guru professional.

Sedikitnya ada 5 (lima) indikator kompetensi profesional guru yaitu ; (1) menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu, (2) menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu, (3) Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif, (4) mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, (5) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.

Atas dasar indikasi itu dalam forum MGMP PKn Kab. Madiun tadi siang saya sebarkan virus perubahan (pinjam istilah mas Agus Sampurno-guru kreatif-dari Sekolah Global Jaya Jakarta), berikut motivasinya;
Salam kenal Pak Eko,
Saya yang harusnya banyak belajar dengan bapak.
Semoga sehat terus pak Eko sehingga bisa terus menularkan virus perubahan dikalangan guru.
Amin

Selanjutnya, apa hubungan guru professional dengan media pembelajaran? Keduanya memiliki hubungan yang baik-baik saja… eeeiit,, lha…dalah.., khok,,, maksudku guru profesional itu dimanapun, kapanpun, dalam kondisi bagaimanapun, senantiasa membimbing dan mempermudah siswanya dalam belajar. Caranya menurut kepercayaan masing-masing (pinjam istilah pak Joko Susilo-Kimia)

Nahh… media pembelajaran merupakan alat yang dalam teori belajar apapun menjadi wajib diadakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Lebih-lebih fakta di sekolah ( SMA 1 Geger ) menunjukkan; partisipasi siswa dan kualitas hasil belajar rendah, minat dan motivasi belajar turun. Media Pembelajaran baik by utilization maupun by design yang merangsang minat siswa untuk belajar menjadi salah satu alternative guna memecahkan masalah di kelas

Semoga resep ini bisa menyembuhkan sebagian kecil/besar penyakit guru selama ini… Amin

17 Februari, 2009 - Posted by | Pembelajaran | , , , , , ,

7 Komentar »

  1. belajar tidak mengenal usia…mungkin itu kata yang tepat untuk ungkapan buat guru yang ada di SMAN 1 GEGER “SMA GEGER BUKAN JAGO KANDANG TETAPI KANDANG JAGO” saya salut dengan yang sepuh-sepuh seperti pak eko ini yang selalu menyemangati untuk selalu belajar TIK bagi semua guru.go_BLOG terusssss pak!!”
    ======
    @mas sigit, tentunya rekan lain yang menilai jago, bagi kami setiap hari harus berubah, selamat memasuki kawasan mobilitasnya tinggi… semoga krasan…

    Komentar oleh luvsigit | 23 Februari, 2009

  2. Salam Hormat dan salam kenal,
    Bapak ini penuh semangat, blognya juga bagus. Sy yang muda jadi merasa malu karena malas belajar.

    Kalau boleh tanya pak, apa Bapak pernah ikut pelatihan penulisan buku di Malang tahun 2008, di hotel Purnama Inn Batu Malang. Karena sepertinya saya pernah bertemu Bapak. Terima kasih.
    ======
    @mbak halifah….terus berkarya dan tetap semangat…., saya belum berkesempatan ikut diklat penulisan buku (2008), ketuaan kali… ha..ha..ha…

    Komentar oleh Halifah hastuti | 14 Oktober, 2009

  3. Ok Umur Tua bukan alasan
    ======
    @Zulpan, belajar sepanjang hayat kali….tank’s kunjungannya…

    Komentar oleh ZuLpan Anggara | 28 November, 2009

  4. hubungan profesionalisme guru dengan media belajar bagi saya pengertian bapak kurang begitu menarik
    ======
    @mukhtar, trim’s komennya…. saya ingin katakan; salah satu cara merangsang minat siswa dalam belajar diperlukan media … baik by design maupun by utilization yang difasilitasi guru dengan kompetensi profesional

    Komentar oleh mukhtar maulana | 24 Januari, 2010

  5. makasih ya pak semoga bermanfaat
    ======
    @Queen, sama-sama tetap semangat yaa…

    Komentar oleh queen | 5 Juli, 2010

  6. assalamualaikum wr.wb
    selamat menunaikan ibadah puasa pak,
    saya venta pak dari kelas XIIA2 angkatan 2010.
    sekarang saya kul.di UM jurusan Pendidikan.pkn!!SAYA TERMOTIVASI dari cara bapak menyampaikan materi,
    dan saya ingin memperdalam ilmu di bidang ini!mohon bimbinganya ya pak,bila suatu saat nanti dalam menempuh kuliah menemukan kendala!
    agar saya benar2 jadi guru yang profesional kelak seperti bapak!bapak salam juga buat pak inta,,,kangen pengen SMA lg!heheheheh^_^
    ======
    @widya, dengan senang hati akan dibantu…tetap semangat anakku.

    Komentar oleh widya | 11 Agustus, 2010

  7. […] Tulisan terkait dengan pembelajaran guru profesional […]
    ======

    Ping balik oleh Penilaian Kinerja Guru Oleh Siswa, Siapkah ? « History Education | 4 Desember, 2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: